Hidup itu perjuangan. Ada kalanya senang ada kalanya susah. Ada kalanya tertawa, ada kalanya menangis. Ada kalanya suka ada kalanya duka, begitulah kehidupan. Kehidupan tidak akan meriah bila selamanya bahagia. Dan kehidupan tidak akan meriah bila selamanya duka. Seseorang pasti akan di duga selagi orang itu mampu menjalaninya, tidak kira kecil, besar, tua dan muda. Semua pasti akan diujinya. Hanya sebagaimana seseorang itu melaluinya. Rasa susah akan terasa menjadi ringan apabila dijalani dengan penuh ketulusan. Begitupun sebaliknya, rasa senang akan terasa menjadi berat apabila dijalani dengan penuh keresahan. Sesungguhnya hidup manusia itu sudah di susun oleh tuhan ketika dari kecil, dewasa hingga akhir nyawa menjelang.
Tetapi mengapa manusia tidak sedar akan kesemuanya itu. Mereka lebih merasa hidupnya berada di bawah naungan awan hitam kelam. Rasa putus asa dan ketidak upayaan diri selalu dijadikan pakaian. Tangis dan duka selalu mereka jadikan mahligai. Memang bila hidup berada dalam kesenangan dan kemewahan itu terasa bahagia, tetapi pabila hidup itu mereka jalani dengan angkuh. Namun tidak semuanya kesenangan dan kemewahan itu terasa nikmat. Malahan hidup dalam kesusahan pun tak menjadi masalah bagi mereka yang menjalaninya dengan penuh ketulusan. Namun kita sebagai manusia kita tak kan luput dari kesemuanya itu. Dan kita sebagai manusia tidak boleh melupakan itu semua, bahwa sesungguhnya kehidupan manusia itu sudah ada garis ketentuannya. Maka dari itulah jalanilah hidupmu dengan penuh ketulusan, cinta dan kasih sayang.
"Kehidupan kita di dunia ini tidak menjanjikan satu jaminan yang berkekalan. Apa yang ada hanyalah percubaan, cabaran dan pelbagai peluang. Jaminan yang kekal abadi hanya dapat ditemui apabila kita kembali semula kepada Ilahi."
Emo inc devilis@asr

No comments:
Post a Comment